Headline News

header-int

Pemkab Pessel Bersama BPS Gelar FGD PSDA Tahun 2019

Kamis, 08 Agu 2019, 16:27:07 WIB - 22 | Ressi Amra
Pemkab Pessel Bersama BPS Gelar FGD PSDA Tahun 2019

Painan, - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabuaten Pesisir Selatan,  (Pessel) menggelar Fokus Group Discussiuon (FGD)  Publikasi Pesisir Selatan Dalam Angka (PSDA) tahun 2019, dan Sosialisasi Aplikasi Simdasi di Hotel Saga Murni, Rabu (8/8).

Bupati Pesisir Selatan,  yang diwakili sekretaris daerah kabupaten (Setdakab) Pessel, Erizon, memberikan   terhadap kegiatan FGD karena sangat besar manfaatnya bagi daerah.

Pembahasan Data Publikasi (PDP) Pesisir Selatan Dalam Angka (PSDA) tahun 2019, dan Sosialisasi Aplikasi Simdasi itu, juga dihadiri oleh para kepala perangkat daerah (PD) dan pejabat eselonering lainya.  

"FGD PSDA 2019 ini merupakan salah satu langkah awal untuk menghasilkan publikasi yang berkualitas, dan data yang disajikan dapat membantu Pemda dalam perencanaan pembangunan," katanya. 

Disampaikanya bahwa data-data yang disajikan dalam PSDA, harus data yang berkualitas yang mengandung aspek akurasi yang tinggi, objektif, representatif, memiliki  standar error yang kecil dan relevan.

Berdasarkan hal itu, maka dia menghimbau kepada Kepala PD, Instansi vertikal dan pihak-pihak terkait lainnya, agar dapat menjaga kualitas data yang dikompilasi BPS.

Sedangan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Pessel, Yudi Yos Elvin, menjelaskan bahwa pada tahun 2019 ini, BPS Pessel bersinergi dengan Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo).

"Pengumpulan data sektoral PD, dikoordinasikan oleh Dinas Kominfo. Sedangkan data diluar PD seperti Perguruan Tinggi (PT), Instansi Vertikal, BUMN dan BUMD, menjadi tanggung jawab BPS," jelasnya. 

Secara keseluruhan data yang akan disajikan dalam PSDA 2019 ini direncanakan bersumber dari 53 stakeholder terkait, yang hampir 80 persen berasal dari luar BPS.

Setdakab Pessel, Erizon yang juga bertindak sebagai narasumber pada FGD tersebut mengatakan bahwa data merupakan hal yang penting dalam mengelola suatu daerah.

" Perencanaan pembangunan didasarkan pada data dan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkab. Data itu mahal, akan tetapi membangun tanpa data cost/biayanya jauh lebih mahal. Makanya tegas saya katakan kalau data itu merupakan hal penting yang harus dimiliki bila mengelola suatu daerah," ungkapnya. 

Ditambahkanya bahwa pembangun perlu berbasis data, agar pembangunan yang dilaksanakan berlangsung secara efektif dan efisien. 

"Tanpa data, pembangun sama dengan menghayal dan menjadi sia-sia atau boros. 
Informasi adalah hasil dari pengelolaan data. Karena data bisa menjadi alat bantu untuk membuat sebuah keputusan. Dari itu staf berkewajiban memberikan data yang benar kepada pimpinannya," tegasnya.***

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Setda Kabupaten Pesisir Selatan merupakan media Informasi dan Database Dokumentasi Bagian Humas dan Protokoler Setda Kabupaten Pesisir Selatan.
© 2019 Sekretariat Daerah. Follow Me : Facebook Youtube